Wednesday, October 29, 2014

Batu City: A Full Package of Fantastic Journey

Udara pagi itu sedikit berbeda dari beberapa tahun yang lalu, tidak sedingin dulu. Ah, mungkin aku lupa karena terlalu lama, tapi tidak aku cukup yakin dengan itu. Sama dengan perasaanku saat ini, dingin, dingin sekali. Aku sendiri bermain dengan sepi. Kami sedang berjuang atau mungkin sibuk dengan "permainan" kami saat ini. 

Dulu kami ke sini, beberapa tahun yang lalu, ke Kota Wisata, Batu. Waktu itu, sesekalinya kami traveling bersama, dan hanya sesekali itu. Mengendarai motor selama 4 jam, makan sate kelinci dan bakso bakar, bermain di Jatim Park 1, lalu berakhir di Batu Night Spectacular. Semuanya sekali saja tapi sekali yang tidak terlupakan sampai sekarang. 

Kami berjanji akan ke sini lagi, full team tapi belum tahu kapan. 


Yaaahhh, akhirnya gue ke sini lagi. Gue tinggalin mereka yang masih berkutat dengan pekerjaan mereka. Sedangkan gue? Ini juga bagian dari pekerjaan gue saat ini. Ya, jalan-jalan. Muehehehe. 

Kali ini gue pergi bareng cewek cantik, seksi dan pintar tapi sayang masih jomblo, Muehehe *yang mau hubungi gue aja* *lumayan serius*. Gue harap doi bisa menikmati statusnya, karena gue juga seneng banget sebagai bujangan. I'm single and I'm happy *dangdutan* *promo buy one get one*


Perjalanan ke Kota Wisata Batu, gue mulai dari Kota Surabaya, dari Persebaya menuju Arema Malang. Yaahhh gue ke Kota Malang.  
Dari Surabaya Gubeng (SGU) Ke Malang (ML) naeknya Kereta Api bro. Orang-orang biasa menyebutnya Commuter. Ada yang Ekonomi (Penataran Ekonomi) Rp 5 000 ada juga yang Eksekutif (Penataran Ekspress) Rp 25 000. Murahhhh meriahhh, laris manis *bahagia sampai khilaf*.
Tips: Oya bro, Stasiun Surabaya Gubeng Lama dan Baru itu bagaikan dua belah pan*** yang gabisa terpisahkan. Both of them hanya dipisahkan oleh rel kereta api. Tapi, kalau mau pergi dari stasiun ke stasiun lainnya enggak boleh melintas melalui rel kereta api. Lo mesti muter dari pintu depan stasiun yang satu to another one dengan jarak +/- 500 meter. Oleh karena itu perlu diperhatikan, kalau kalian mau beli/pesan kereta api ekonomi, ke Stasiun Gubeng Lama, sedangkan kalau kereta eksekutif ke Stasiun Gubeng Baru. Kalau ga mau repot, kalian bisa sih pesan di Indomar*et terdekat. Muehehehe. Oya, sedihnya juga kalau mau pesan kereta api ekonomi ini, kalian hanya bisa ngantri di Stasiun Gubeng Lama (ga dijual di minimarket/pihak ketiga, orang harga tiketnya lebih murah dari biaya administrasinya Rp 7 500). Tapi FYI nomor antrian di Stasiun Gubeng Lama setiap harinya mencapai ratusan *die* #CMIIW
Pagi Kota Malang itu, ga semalang yang gue kira. Justru sebaliknya kota Ngalam*^* ini sumringah abis bro. Lo tuh bisa kaya dapat pemadangan kota dengan suasana atau kesegaran di daerah. I feel free bunga-bunga banget dah.  

*^*orang Malang terkenal suka membalikan kata-kata.

Pagi itu pukul 08.00 WIB gue sampai di Stasiun Kota Malang. Pemandang di stasiun ini didominasi para traveler yang super duber banyak dan variatif penampilannya. Ada yang ala-ala ngartis pake kacamata item segede kaca helm. Ada juga yang bawa-bawa carrier segede almari kos-kosan. Pokoknya kota ini emang kota wisata abis bro. Jadi banyak banget super traveler sejati pake banget yang mampir ke kota ini.

Stasiun kereta Malang sayangnya belum punya toilet umumnya, jadi kalau kalian nanya "Pak, toilet dimana ya?" jawabanya adalah "Bapak keluar stasiun terus jalan sampai ujuuuung sana, di penitipan sepeda". Gue curiga, dan iya aja, itu toilet punya mamang-mamang yang berbayar. #CMIIW

Oke lupakan masalah toilet itu, balik ke kota yang superkece ini. Jalan kaki dari stasiun aja lo dah bisa nemu spot yang oke, yaitu Balaikota Kota Malang. Bangunannya tuh sejarah banget penampakannya dan adem karena banyak pohon gede, tinggi, panjang dan berkelok-kelok batangnya yang super kece banget jika di potret *maap gue ga sempet motret, karena lagi bawa motor*

Kota Batu sendiri itu hanya berjarak kurang lebih 30 menit dari Kota Malang. Oya, kota ini bukan termasuk di dalam Kota maupun Kabupaten Malang loh. Jadi kota wisata kece ini berdiri sendiri sebagai Kota Madya. Katanya sih baru gitu, tapi gue enggak tahu banyak, karena tour guide gue kali ini bukan arek Malang bro, tapi gadis Kota Palu yang hidup di Kota Malang hanya buat maenan thesis #kelihatannyagasesepeleitusih #thesis #CMIIW

white peacock
Karena gue baik, gue kasih tahu  deh angkot Malang-Batu *buat lo yang ngeteng sedih*
Dari Stasiun Malang - Terminal Landung Sari: Angkot AL Rp 3 000, Terminal Landung Sari - Kota Batu (Depan banget Jatim Park 2): Angkot Kuning Rp 5 000. NB: Angkot ke Kota Batu sepi jam 17.00
Sampailah kami ke Jawa Timur Park 2. Di tempat wisata dengan genre nature, knowledge, park, and animals ini terdiri atas tiga wisata, yaitu 1. Batu Secret Zoo, 2. Museum Satwa, dan 3. Eco Green Park *gue cuma mampu ke Eco Green Park dan foto di depan sisanya* *noneedcomment*. 
no need caption :p
fashionista
Eco Green Park opens start from 10.00 am. Ticket Monday-Thursday: 40 000 IDR, Friday-Sunday/Holiday: 60 000 IDR 
Si burung angkuh yang kece

made in tipi bekas


Domba Bule

Burung nungging *bukan nama sebenarnya*
what I looked over there
*Elo balik laptopnya deh*
Pagi-Siang di Jatim Park 2. Siang-Sore perjalanan di lanjut ke Museum Angkut yang berjarak +/- 1 km aja *jalan aja sih, ga usah manja*. Selain museum tentang transportasi nasional dan internasional, museum ini juga dilengkapi dengan studio movie yang dibuat mirip dengan beberapa venue di luar negeri, kaya Perancis, Inggris, Belanda, Jerman, New York, dan Las Vegas serta museum topeng+pasar apung.


skip this!
and this one
Museum Angkut+ Open at 12.00 am - 08.00 pm. Ticket weekday: 50 000 IDR, weekend: 75 000 IDR (include friday/high season) further information klik di sini
surely, this one

wait, just look for a while

SKIPPP SKIPPP :p

Pasar Apung di Depan Museum Topeng
Sore-Malam, kalian bisa lanjutkan wisata kalian ke Batu Night Spectacular (BNS) buat nikmatin wahan-wahana seru dan istana lampion. Malam-Pagi sewa villa di Batu.
#gueenggaklanjut #udahpernahkesana #danjelas #uangudahabis #goodbye.
Tips: Kalau kalian ke Malang dan Batu, khususnya ke tempat-tempat wisata kece di atas, kalian mesti bawa yang namanya camera. Karena spot-spot di sana bakal kece banget jadi background buat model-model kece kaya kamyu. Bawa uang yang "cukup" ya, soalnya tempat wisatanya belum jadi dibeli bokap lo, jadi semuanya GA BAKAL GRATIS, malah cenderung MAHAL tapi WORTH IT. 
NB: all photos with a model captured by Yuni Amelia, without him captured by me

10 comments:

  1. waah mau kesana juga
    kalau diliat dari foto-fotonya seruu banget. bener gak sih? :D
    banyak spot bagus buat foto (y)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaaa... seru banget. Hampir semua spot di wisata sana oke buat foto2. Ayooo ke sana... anw thanks ya dah baca.

      Delete
  2. ahh kece banget spot-spotnya, next destinasi wajib nih, thanks for sharing ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe... ya begitulah. Jangan lupa bawa kameranya Dwi.... you're most welcome. :D

      Delete
  3. Keceee badhai, where is ur next destination bro?

    ReplyDelete
    Replies
    1. HIhihihi.. makasih ka. Selanjutnya ya, penginnya Lombok, Dieng, dan Makassar, dlll. hahahaha

      Delete
  4. Hai, nice post!

    Fyi, di Stasiun Kota Malang ada toilet umum kok. Di sebelahnya pintu keluar, dekat tangga ke/dari lorong bawah tanah. Lain kali kalo ke Malang lagi bisa dicek deh. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terima kasihhh koreksi dan infonya. Tentuuu InsyaAllah bakal ke sana lagi... hehe

      Delete
  5. Oh ya, info lagi : setelah BBM naik ini, angkot Al jadi Rp 4.000,- kalo yang Landungsari - Batu aku belum sempat ngecek. :D

    ReplyDelete

I'll reply your comment as soon as possible

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...