Thursday, November 6, 2014

Palu: A Scenic Bay, Stunning Mountains, and A Piece of My Life

"Huakakakak, huakakak", kakak-kakak dan keponakan-keponakan gue tertawa kegelian seketika ikan-ikan menggigit sel-sel kulit mati mereka. Semua duduk berjajar menyemplungkan (red:menyelupkan) kaki-kakinya ke kolam fish therapy, salah satu fasilitas di RM Pring Cendani.

Acara makan malam bersama kayak gini sangat jarang diadakan di keluarga kami. Alasannya adalah bapak-bapak rumah tangga biasanya sok sibuk dengan kerjaan di sawah, di dapur atau di bengkel. Kalau enggak, biasanya belum ada keluarga kecil kakak gue yang punya hajat dan berniat traktir anmakan-makan, hahaha. That's why gue nyempetin pulang ke rumah kemarin walaupun harus lari-larian sampe kereta (H-5 menit baru duduk dalam kereta Jakarta-Tegal). Ini juga salah satu alasan gue memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan gue kemarin. Ya, keluarga.

Sejujurnya, gue seneng bisa bekerja di tanah Celebes, even tinggal dan bekerja di tengah-tengah kebon kelapa sawit. Soalnya, gue bisa "memperawani" pantai-pantai dan daratan-daratan kece di sekitarnya, dan gue sempet walaupun secuil menginjakan kaki ini di surganya tanah celebes. Tapi banyak hal yang gue pertimbangankan, sehingga selepas masa training memutuskan untuk berhenti dari pekerjaan ini.

Kebon Kelapa Sawit
Gue dan keluarga masih belum ikhlas gue kerja dalam waktu yang lama di dalam kebun. Maaf, cukup buat gue pengalaman bekerja setengah tahun ini (selesai kontrak training). Kami sependapat, bahwa rejeki, Allah turunkan dimanapun. Bahkan kami percaya bahwa kota kelahiran kami ini merupakan tambang rejeki yang gak ada habisnya untuk sekedar bahagia dan mencari bekal di dunia ini. Gue pribadi cukup, dengan yakin kepada Allah, mengantongi ridho orang tua dan percaya pada diri, gue bisa meraih segalanya, tentu berusaha disertai doa. Terima kasih atas pelajaran yang luar biasa ini. Terima kasih buat HRD gue yang sudah bijak menghargai keputusan ini. 
NB: Kita tahu setiap kita punya rencana dan gambaran sukses masing-masing, jadi cobalah untuk bijak. :D #sekilasinfo
Oke, di Celebes kemarin gue tinggal di kota yang superduber kece banget pake triple z (bangetzzz). Gimana enggak, Kota Palu ini bro, itu adalah ialah yaitu sebuah kota yang tumbuh dan berkembang di sebuah teluk yang meneluk cantik luar biasa. Jadi kaya setengah lingkaran oval gitu  dan kiri-kanannya deretan menjulang pegunungan yang bukan maen. Lo kaya bisa melihat ujung satunya dari ujung yang lain. Kalau lo mau cepet sampe ujung ke ujung, lo bisa nyelem atau renang dari satu ujung ke ujung yang lainnya (risiko ditanggung sendiri tapinya). 

Palu dari ketinggian

Our way
Batu Oge Beach
Sebenarnya, gue tinggal di sekitar kawasan-kawasan perbatasan gitu, antara Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat. Karena keduanya epic dan serasi banget, gue bakal ceritain lebih lanjut keseruan-keseruan selama kurang lebih enam bulan di sana. Khususnya Palu sebagai ibukota Provinsi Sulawesi Tengah. 

Tanjung Karang Beach
Palu atau hammer (hehe) emang pecah banget memecah keindahan pantai di sana. Pantainya beda dengan pantai selatan yang berombak besar atau pantai utara yang rata-rata berpasir item bro, pantai di sana itu pasir putih, tenang dan airnya berwarna biru agak semacam ketoska-toskaan, hmm biru toska mungkin. Coba berkunjunglah ke pantai-pantai di Kota Palu dan sekitarnya, kayak Pantai Taipa, Pantai Tanjung Karang, Pantai Batu Oge, dan lain-lain.

Tanjung Karang Beach
Tanjung Karang Beach
Taipa Beach
Talise Beach
Talise Beach
Di sana, lo bisa nemu pusatnya laut yang berbentuk lubang cukup gede dan diisi air biru dan lo (soalnya gue belum berani) bisa terjun ke dalamnya. Fenomena ini dinamai Pusat Laut, kurang lebih dalamnya 5 meteran. Dan yang bikin makin remuk, lo mesti naek dulu ala-ala ke bukit, bisa naik motor/mobil kecil. And then, di atas puncaknya, lo bakal melihat pantai biru-toska bersanding dengan pohon ijo-royo-royo (udah tampak surga dunia), Kemudian, baru turun dan nemu surganya pantai bro.

Pegunungan/bukit sebelum Pusat Laut
Pusat Laut

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...